Setelah melakukan penekanan langsung (direct pressure), langkah selanjutnya untuk membantu mengendalikan pendarahan adalah melakukan elevasi.
Apa itu Elevasi? Elevasi adalah teknik meninggikan anggota tubuh yang terluka hingga posisinya berada di atas level jantung.
Mengapa Elevasi Efektif? Dengan memposisikan luka lebih tinggi dari jantung, gravitasi akan membantu memperlambat aliran darah menuju area cedera, sehingga mengurangi tekanan pada luka dan mempermudah pembentukan gumpalan darah.
Cara Melakukan Elevasi dengan Benar:
-
Identifikasi Area: Teknik ini sangat efektif untuk pendarahan pada lengan, tangan, kaki, atau pergelangan kaki.
-
Angkat Perlahan: Jika tidak ada indikasi cedera tulang (patah tulang), angkat anggota tubuh yang luka secara perlahan.
-
Posisikan Lebih Tinggi: Sangga area yang luka menggunakan bantal, tas, atau benda empuk lainnya sehingga posisinya stabil di atas level jantung korban.
-
Tetap Berikan Tekanan: Tetap lakukan penekanan langsung pada luka saat Anda melakukan elevasi.
-
Kombinasikan: Elevasi bekerja paling optimal saat dikombinasikan dengan Direct Pressure.
Peringatan Penting:
-
Jangan gunakan elevasi jika Anda mencurigai adanya patah tulang (fraktur) pada anggota tubuh tersebut, karena pergerakan dapat memperparah cedera tulang atau merusak jaringan di sekitarnya.
-
Jika pendarahan tetap berlanjut meskipun sudah ditekan dan dielevasi, pertimbangkan untuk menggunakan torniket (khusus pendarahan masif pada anggota gerak).